SINOPSIS TARI BARONG DI DESA BATUBULAN

Sinopsis tari Barong di BatubulanTari Barong yang dipentaskan di Batubulan, selalu ramai pengunjung atau wisatawan untuk menyaksikan budaya Bali dari dekat. Terlebih dahulu anda akan diberikan isi dari alur cerita atau sinopsis tari Barong tersebut, berisi cerita singkat tarian termasuk juga tari keris yang dipentaskan di tempat pementasan di desa Batubulan.

Mulai dari pembukaan dan cerita dari babak ke babak sampai akhirnya pementasan tersebut selesai bisa anda baca dan pahami dengan baik, sehingga saat pementasan anda bisa menikmatinya dengan baik. Kalau anda wisatawan domestik diberikan sinopsis dalam bahasa Indonesia.
Pementasan tari Barong ini berlangsung selama 60 menit, dipentaskan setiap harinya pada pukul 09.30. Lokasinya memang cukup strategis, berada di jalan raya Batubulan yang merupakan jalur tour menuju ke objek wisata Ubud, Kintamani dan sekitarnya, sehingga wisatawan yang mengagendakan tour di Bali dengan tujuan-tujuan objek wisata tersebut, maka bisa menyempatkan waktu singgah ke pusat pementasan tari Barong di desa Batubulan.

Sekilas tentang tari Barong ini, menggambarkan pertarungan abadi antara Barong yang merupakan binatang purbakala dan simbol kebajikan melawan Rangda yang merupakan makhluk menyeramkan yang sakti mandraguna sebagai simbol kejahatan. Pertarungan tersebut abadi, seperti kehidupan kita saat ini dan tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan di dunia ini, seperti yang diyakini oleh masyarakat Bali adanya Rwa Bhineda sebuah konsep perbedaan yang menyeimbangkan alam, seperti ada baik ada juga buruk, ada kejahatan ada juga kebaikan, begitulah semuanya dalam hidup ini, dan itu digambarkan dalam pementasan tari Barong di desa Batubulan.

Alur Cerita Atau Sinopsis Tari Barong Dan Keris Batubulan

  • Pembukaan Diiringi dengan gending atau nyanyian, diceritakan barong dan kera adalah dua sahabat tatkala itu berada dalam sebuah hutan lebat. Kemudian muncul tiga orang bertopeng, tiga orang tersebut digambarkan sedang membuat tuak (air nira) di tengah hutan belantara, dan terlihat marah dan membuat keributan dan gaduh di hutan karena anaknya meninggal dimakan harimau , dan akhirnya mereka bertemu dengan Barong dan kera, melihat Barong yang berwujud seperti harimau langsung menyerang Barong, dalam perkelahian tersebut, kera berhasil melukai salah satu hidung dari tiga orang bertopeng tersebut, dan akhirnya mereka lari.
  • Babak I Dalam babak pertama dalam sinopsis Tari Barong ini diceritakan, munculnya pengikut pengikut rangda yang dibawakan oleh 2 orang penari, pengikut rangda ini mencari pengikut Dewi Kunti (ibu dari para Pandawa) yang sedang dalam perjalanan untuk bertemu dengan maha patihnya.
  • Babak II Muncul pengikut-pengikut Dewi Kunti, salah satu pengikut Rangda berubah wujud menjadi makhluk menyeramkan seperti Rangda, dengan kekuatan mistisnya kekuatan setan dari Rangda tersebut mampu mempengaruhi dan memasukkan kekuatan jahat kepada pengikut Dewi Kunti, sehingga mereka menjadi pemarah dibawah pengaruh kekuatan Rangda. Akhirnya pengikut tersebut menghadapap ke maha patih untuk kemudian bersama-sama menuju dan menghadap ke Ibu para Pandawa Dewi Kunti. Dalam hal ini sang patih dan para pengikutnya semua dalam pengaruh kekuatan Rangda.
  • Babak III Diantara 5 bersaudara panca Pandawa, diceritakan Sahadewa yang sedang bersama Dewi Kunti. Dewi Kunti sendiri telah terikat janji dengan Rangda untuk menyerahkan Sahadewa kepada Rangda. Hati nurani seorang Ibu tentunya tidak tega untuk menyerahkan anaknya sebagai kurban untuk Rangda, tetapi kekuatan jahat Rangda yang sudah merangsuki pikiran Dewi Kunti, sehingga beliau tetap berniat menyerahkan putranya. Sahadewa sendiri sebagai anak berbakti kepada orang tua, tidak berani membantah, melaksanakan segala yang diperintahkan oleh ibunya. Akhirnya sang dewi menyerahkan Sahadewa kepada patihnya serta kepada para pengikutnya yang terlebih dahulu sudah pengaruh Rangda, untuk membawa Sahadewa dan mengikatnya dihadapan sang Rangda.
  • Babak IV Dalam situasi seperti ini Sahadewa tidak bisa berbuat apa, apalagi pepatih dan pengikutnya semua dalam pengarug Rangda. Dan saat itulah turun Dewa Siwa memberikan keabadian dan kekuatan kepada Sahadewa tanpa diketahui oleh Randa ataupun pengikutnya. Kemudian datanglah Rangda untuk menyantap tubuh Sahadewa, namun betapa terkejutnya Rangda karena tidak sedikitpun dapat melukai tubuh Sahadewa, dan ini semua berkat kekuatan dan keabadian yang dianugerahkan Dewa Siwa kepada Sahadewa. Rangda kemudian menyerah, minta diselamatkan dan diampuni agar bisa nantinya masuk sorga, permintaan tersebut dipenuhi oleh Sahadewa dan Rangda sendiri bisa dapat sorga.
  • Babak V Merupakan babak terakhir yang menjadi pertarungan sengit anatar Barong dan Rangda. Ini terjadi ketika seorang pengikut Rangda bernama Kalika menghadap ke Sahadewa, agar diberikan pengampunan dan diselamatkan agar bisa masuk sorga. Permintaan tersebut ditolak oleh Sahadewa, sehingga membuat Kalika menjadi marah, dengan kekuatannya Kalika berubah wujud menjadi seekor babi dan menyerang Sahadewa, babi hutan tersebut dapat dikalahkan oleh Sahadewa, dan berubah wujud lagi menjadi burung, kali inipun tetap bisa dikalahkan, sehingga pada akhirnya Kalika berubuh wujud menjadi kekuatan terdahsyat menjadi Rangda, menghadapi kekuatan tersebut Sahadewa berubah diri menjadi Barong. Kekuatan mereka berimbang, sama-sama saktinya sehingga menjadi pertarungan abadi tanpa ada yang kalah maupun menang. Termasuk pengikut Barong yang ingin menolong sambil menghunus keris tidak bisa melumpuhkan kekuatan Rangda.

Sinopsis atau alur ceita tari Barong yang merupakan cerita singkat dalam pemetasan tarian tersebut, diharapkan bisa membantu anda. Di Bali terdapat berbagai pementasan seni tari seperti Tari Kecak Uluwatu yang menyuguhkan cerita menarik dari Ramayana dengan latar belakang sunset dan samudera Hindia. Bisa menjadi agenda jalan-jalan di Bali berikutnya. Banyak hal-hal menarik yang bisa anda nikmati selama berlibur di pulau Dewata, tidak hanya keberadaan objek wisatanya saja, tetapi suguhan budaya lokal, berupa tari-tarian ini sanggup memberikan pengalaman berharga dalam perjalanan wisata tour, bersama keluarga maupun kerabat.

Comments

comments