Jinah Bolong/Uang Kepeng

 

Jinah Bolong atau biasa disebut Uang kepeng  adalah merupakan  icon mata uang dari masyarakat di Bali. Uang dengan lubang di tengahnya itu diduga masuk ke Bali sejak abad 7  , uang tersebut berfungsi sebagai alat jual beli dan mempunyai fungsi juga  sebagai sarana pelengkap upacara adat agama Hindu di Bali.

Dulu uang kepeng sangatlah penting bagi umat hindu bali sebagai sarana pelengkap  upacara yadnya namun kini, karena jenis uang itu semakin langka, dalam beberapa hal, nilai uang itu kerap diganti dengan koin zaman sekarang.  Bali melakukan upaya untuk melestarikan produksi uang kepeng. Produksinya dipusatkan di desa Kamasan, Klungkung, sekitar 40 kilometer dari Kuta. Sejak saat itu, uang kepeng diproduksi secara rutin. Selain untuk sarana upacara uang kepeng juga bisa dibentuk menjadi sebuah souvenir yg mempunyai nilai jual yg baik,,jika anda berminat tuk memiliki uang tersebut,anda bisa datang ke desa kamasan klungkung. uang kepeng ini banyak juga diminati oleh wisatawan mancanegara sebagai uang keberuntungan,kadang menjadi sebuah kodam atau jimat yang bagi pemiliknya bisa membuat diri mereka berhasil dalam karier. Bangsa china dulu juga menggunakan uang kepeng ini sebagai alat jual beli,tetapi uang kepeng bali dengan uang kepeng china mempunyai  sedikit perbedaan yaitu dari bentuk ukuran , huruf  atau pun gambar yang tertera di uang kepeng tersebut. dari uang kepeng bergambar inilah seseorang dibali sangat meyakini bahwa uang kepeng yang bergambar adalah uang kepeng  yang bertuah sehingga memberikan kekuatan magis kepada si pemiliknya. di Bali kepercayaan tersebut masih banyak dipertanyakan,dan juga banyak orang yg sangat yakin akan kekuatannya, contohnya seperti gambar arjuna pada uang kepeng dan gambar pewayangan yang lain.

 

Comments

comments

This Post Has One Comment

  1. Janaya

    I thought I’d have to read a book for a dicesvory like this!

Comments are closed.