Desa Penglipuran Bangli-Desa Terbersih di Dunia

desa-penglipuran-bali

Dikutip dari Boombastis.com, berikut ini tiga desa yang dinobatkan sebagai desa paling bersih di dunia. Menariknya, salah satu di antara desa-desa itu terdapat di Indonesia. Yaitu Desa Penglipuran yang berada di Bali. Penglipuran dikenal sebagai desa yang sangat bersih, indah dan masih terjaga kehidupan tradisionalnya.

Ada sekitar 200 rumah bergaya tradisional di desa ini, yang berderet rapi di jalanan menanjak. Jalanan dibuat dari batu alam dan banyak tumbuh bunga warna-warni di sekitar desa. Motor dan mobil dilarang masuk ke desa ini sehingga Penglipuran bebas dari polusi udara.

Ketua Pengelola Desa Wisata Penglipuran, I Nengah Moneng mengaku tersanjung dengan penghargaan tersebut. “Kita terkejut. Saya merasa tersanjung dan bangga,” kata Moneng saat ditemui Liputan6.com di kediamannya

Kendati begitu, ia melanjutkan, penghargaan itu sekaligus memantapkan tanggung jawab warga desa untuk semakin menjaga lingkungannya.

“Penghargaan itu bagi kami sekaligus dibarengi dengan suatu tanggung jawab. Selanjutnya kami harus lebih baik, lestari, asri dan indah dari sekarang, terus meningkat,” ucap dia.

Desa lain yang mendapatkan penghargaan Desa terbersih didunia yaitu :

Desa Giethoorn, Belanda

Desa Giethoorn terletak di Overijssel, Belanda. Desa ini bebas dari polusi kendaraan bermotor karena di sini memang tak ada satu pun kendaraan ataupun jalan raya. Yang ada hanya kanal-kanal dan jalanan kecil untuk pejalan kaki.

Desa Giethoorn memiliki lingkungan yang bersih dan asri. Kenyamanannya membuat banyak wisatawan tertarik untuk berkunjung. Kini, desa yang dijuluki ‘Venesia dari Belanda’ itu menjadi salah satu tempat wisata populer di Negeri Kincir Angin.

Desa Giethoorn, Belanda

Desa Giethoorn terletak di Overijssel, Belanda. Desa ini bebas dari polusi kendaraan bermotor karena di sini memang tak ada satu pun kendaraan ataupun jalan raya. Yang ada hanya kanal-kanal dan jalanan kecil untuk pejalan kaki.

Desa Giethoorn memiliki lingkungan yang bersih dan asri. Kenyamanannya membuat banyak wisatawan tertarik untuk berkunjung. Kini, desa yang dijuluki ‘Venesia dari Belanda’ itu menjadi salah satu tempat wisata populer di Negeri Kincir Angin.

banner2

Comments

comments

This Post Has 3 Comments

  1. Mavrick

    Hey, sultbe must be your middle name. Great post!

  2. bali bintours

    thanks….

  3. corburt erilio

    Hmm is anyone else having problems with the images on this blog loading? I’m trying to figure out if its a problem on my end or if it’s the blog. Any suggestions would be greatly appreciated.

Comments are closed.