DESA BATUBULAN-Tiket tari Barong-peta lokasi

DESA BATUBULAN

Gambar terkait

Kabupaten Gianyar merupakan salah satu daerah tujuan wisata di Pulau Bali yang memiliki daya tarik kesenian yang unik. Salah satunya adalah Desa Wisata Batubulan

Desa Batubulan terletak di kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar Bali. Desa Batubulan merupakan pusat kesenian patung dan ukiran yang cukup terkenal di kalangan turis domestik maupun mancanegara. Desa wisata ini juga dikenal sebagai tempat penyelenggaraan berbagai seni pertunjukan khas Bali, seperti : Tari Kecak, Tari Barong, serta Tari Legong / tari penyambutan. Ketiga tarian tersebut hampir setiap hari di pentaskan untuk wisatawan di desa Batubulan ini. tari Legong dan tari Barong di pentaskan setiap pagi, dimana dalam alur tarian, tari Legong di pentaskan di awal pementasan dan di lanjutkan dengan tari barong, di akhir tarian di tutup dengan tari keris.

begitu pula tarian Kecak yang juga di pentaskan setiap sore menjelang malam yaitu di mulai dari jam 6 sore sampai jam 7 malam, di mana tarian kecak ini tidak menggunakan alat musik gamelan melainkan menggunakan suara yang di keluarkan dari mulut setiap pemainya dengan nada yang berbeda’beda dan di atur sedemikian rupa sehingga menjadi musik dalam tarian itu sendiri.

Harga Tiket Masuk Tari Barong dan Tari Kecak

**Harga tiket masuk Tari Barong: Rp.100.000 / Orang, dengan durasi 1 jam yaitu dari jam 09:30 sampai jam 10;30.

**Harga tiket masuk Tari Kecak: Rp.100.000/Orang, dengan durasi 1 jam yaitu dari jam 18:00 sampai jam 19:00.

  

Akses menuju ke Desa Batubulan sangatlah mudah, dari kota Denpasar Desa Batubulan berjarak sekitar 10 km atau membutuhkan waktu sekitar 15 menit menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan dari jasa sewa mobil Bali dengan sopir yang begitu banyak di tawarkan di Bali. Dan perjalanan dari arah Pantai Kuta dan sekitarnya maupun kawasan Nusa Dua, anda akan membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit perjalanan sampai ke Desa Batubulan ini.  

SEJARAH DESA BATUBULAN

Asal-muasal Batubulan, konon, bermula dari cerita Dewa Agung Kalesan, seorang anak angkat Raja Badung yang setelah dewasa diberi kemurahan oleh Raja Badung untuk mendirikan istana di tengah hutan. Bersama para pengikutnya, Dewa Agung Kalesan kemudian berangkat menuju hutan di bagian timur Kerajaan Badung. Sesampainya di perbatasan hutan, Dewa Agung Kalesan melihat sebuah batu yang bercahaya seperti bulan. Tempat ini kemudian dinamakan batubulan, dan di tempat tersebut Dewa Agung Kalesan membangun istananya.

Desa Batubulan merupakan desa yang unik, itu karena sebagian besar penduduknya memiliki keahlian membuat patung dan ukiran dengan bahan dasar dari batu. Kemampuan tersebut diwariskan secara turun temurun dan tetap berkembang hingga sekarang. Oleh karena pesatnya keahlian penduduk desa ini, maka di sepanjang jalan yang membelah Desa Batubulan terdapat berbagai galeri dan toko/Gallery kesenian yang menjual karya seni maupun kerajinan yang terbuat dari batu.

  Gambar terkait  Hasil gambar untuk desa batubulanWisatawan yang mengunjungi Pulau Bali kerap mengasosiasikan Desa Batubulan sebagai penghasil benda-benda seni patung dengan bahan dasar dari batu itu. Anggapan ini tentu tidak keliru, karena di desa ini wisatawan dapat dengan mudah menjumpai gallery atau toko yang memajang beraneka jenis patung, seperti Ganesha, Buddha, para dewa dan dewi, dan sebagainya. Tak hanya itu, di desa ini juga banyak para pengrajin ukir-ukiran dari kayu serta kerajinan-kerajinan dari bambu. Selain dijual di tempat, hasil karya masyarakat Desa Batubulan itu telah diekspor ke berbagai negara sebagai hiasan pelengkap taman, kantor, serta hotel.

Peta Lokasi 

 

Tempat Wisata yang bisa di kunjungi di Desa Batubulan dan sekitarnya :

Dan masih banyak lagi tempat menarik yang bisa anda kunjungi kalau anda berkunjung ke daerah wisata batubulan.

Untuk informasi obyek wisata dan tempat’tempat yang menarik lainya yang bisa anda kunjungi selama anda berlibur di Bali anda bisa menghubungi jasa sewa mobil dan paket tour murah di Bali.

Balibintours

Comments

comments