Budaya Megeret Pandan Di Desa Tenganan Bali

Desa Tenganan yang terletak di Bali Timur ini merupakan salah satu desa Bali Aga. Bali Aga, diterjemahkan berupa desa yg masih kental aturan aturan  Bali Kuno atau budaya bali tua, merupakan satu komunitas Bali kuno, yang telah ada di Pulau Bali sebelum adanya migrasi Majapahit . Desa Tenganan ini memiliki budaya yang kental dengan prinsip dan peraturan yang berlaku dimasyarakat yang bahasa balinya  dinamakan awig awig. Desa tenganan letaknya sebelah timur pulau Bali tepatnya karangasem. jika dari denpasar kira kira 2 jam perjalanan ,10 km melewati candi dasa.

Tenganan mempunyai ciri khas penghasil Kain endek,yang disebut kain geringsing,,kain ini pembuatannya masih dibilang tradisional karena masih memakai alat yang sederhana warisan leluhur. Kain ini konon bisa digunakan untuk melindungi diri dari pengaruh jahat dari luar. Didesa tenganan ini juga kita mengenal adat seni budaya bertempur dengan menggunakan daun pandan yang disebut Ritual makare kare, ritual pertarungan dengan daun pandan yang dilakukan setiap tahun untuk menghormati Dewa Indra, dewa yang dikenal sebagai dewa peperangan dan pemimpin para dewa.

Comments

comments